Rabu, 04 Januari 2012

Filosofi Bunga Matahari

Diposting oleh Qonitah Labibah di 01.32 3 komentar


Tahukah engkau tentang filosofi bunga matahari .?
Dia hanya menghadap ke arah matahari.
Dia selalu memandang satu bintang yaitu  M A T A H A R I
Seperti mata yang terbenam pada hati ini.
Hanya menghadap ke arah satu bintang yaitu  K A M U

Tau nggak apa itu 'cemburu' .?
Saat matahari membagi sinarnya dan sang bunga hanya terlihat bagai titik kecil dari beribu-ribu bunga yang yang lain. Akankah matahari menyadari kehadiran satu bunga, yang tak pernah lelah dan setia mengikuti kemana matahari pergi .? Ahh tidak, dia terlalu besar, terlalu bersinar, terlalu jauh ..

Kamu tau rasanya 'sakit' .?
Saat bunga matahari tersebut telah mekar indah nyaris sempurna, tapi sang matahari selalu memalingkan wajahnya. Sang bunga hanya bisa diam .. mengagumi, tanpa bisa bergerak menggapai matahari ..

Pernah ngerasain yang namanya 'nyesek' nggak sih .?
Saat sang bunga bermimpi dapat memeluk matahari, kemudian dia terbangun dan menyadari bahwa itu semua hanya mimpi ..

Dan kamu mungkin tidak mengerti kesesatan iu apa ..
Bukan masuk ke dalam labirin raksasa, bukan terkunci di negeri ajaib, tapi terjebak dalam ruang hati yang mendadak hampa saat tak dapat melihatmu ..
Seperti bunga matahari yang menunduk pilu, saat pijaran bintang yang ia tunggu lebih memilih untuk memantulkan cahayanya pada bulan di malam hari ..

Tahukah kamu arti dari 'setia' .?
Saat aku disini selalu menyelipkan namamu dalam doaku, tanpa perlu kamu tahu ..
Saat aku memelukmu dalam mimpi dan menyebut namamu ketika aku membuka mata ..
Saat lima warna pelangi melingkariku dan aku hanya bisa melihat satu warna dari pijaranmu ..
Saat kamu membuat hatiku hancur beerkeping-keping tapi aku tak pernah bosan menyusunnya untukmu ..
Saat aku dan kamu mempunyai dimensi berbeda, dan aku selalu menyisakan ruang untukmu ..
Tapi,
Kamu nggak perlu tahu .. nggak perlu ngerti ..
Aku mungkin nggak setegar bunga matahari ..
Tapi kamu akan selalu menemukanku ketika kamu menoleh kebelakang ..
 

Daily Journal Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos